Minggu, 22 Januari 2012

PENINGGALAN SEJARAH HINDU DI INDONESIA

1. Kerajaan-kerajaan Hindu di Indonesia
Agama Hindu yang dibawa dari India berpengaruh di Indonesia. Salah
satu bentuknya adalah munculnya kerajaan-kerajaan Hindu, seperti
Kerajaan Kutai, Tarumanegara, Kediri, Singasari, dan Majapahit.
a. Kerajaan Kutai
Kutai adalah kerajaan Hindu tertua di Indonesia. Kerajaan Kutai
didirikan sekitar tahun 400 masehi. Letaknya di tepi Sungai Mahakam,
Kalimantan Timur. Raja pertamanya bernama Kudungga. Raja yang terkenal
adalah Mulawarman.
Mulawarman menyembah Dewa Syiwa. Dalam suatu upacara Raja
Mulawarman menghadiahkan 20.000 ekor sapi kepada Brahmana. Untuk
memperingati upacara itu maka didirikan sebuah Yupa. Dalam Yupa itu
ditulis berita mengenai Kerajaan Kutai.
b. Kerajaan Tarumanegara
Tarumanegara adalah kerajaan
Hindu tertua di Pulau Jawa. Kerajaan
ini berdiri kira-kira pada abad ke-
5 Masehi. Lokasi kerajaan itu sekitar
Bogor, Jawa Barat. Rajanya yang
terkenal adalah Purnawarman. Purnawarman
memeluk agama Hindu
yang menyembah Dewa Wisnu.
Pada zaman Purnawarman, kerajaan
Tarumanegara telah mampu
membuat saluran air yang diambil
dari sungai Citarum. Saluran air itu
berfungsi untuk mengairi lahan
pertanian dan menahan banjir.
c. Kerajaan Kediri
Kerajaan Kediri terletak di sekitar Kali Berantas, Jawa Timur. Kerajaan
Kediri berjaya pada pemerintahan Raja Kameswara yang bergelar Sri Maharaja
Sirikan Kameswara. Kameswara meninggal pada tahun 1130.
Penggantinya adalah Jayabaya. Jayabaya adalah raja terbesar Kediri. Ia
begitu terkenal karena ramalannya yang disebut Jangka Jayabaya. Raja
Kediri yang terakhir adalah Kertajaya yang meninggal tahun 1222. Pada
tahun itu Kertajaya dikalahkan oleh Ken Arok di Desa Ganter, Malang.
Peninggalan-peninggalan Kerajaan Kediri antara lain Prasasti
Panumbangan, Prasasti Palah, Kitab Smaradhahana karangan Empu
Dharmaja, Kitab Hariwangsa karangan Empu Panuluh, Kitab Krinayana
karangan Empu Triguna, dan Candi Panataran.
d. Kerajaan Singasari
Kerajaan Singasari terletak di
Singasari, Jawa Timur. Luasnya meliputi
wilayah Malang sekarang.
Kerajaan Singasari didirikan
oleh Ken Arok. Beliau memerintah
tahun 1222-1227 M. Para penggantinya
adalah Anusapati (1227-1248),
Panji Tohjaya (1248), Ranggawuni
(1248-1268), Kertanegara (1268 -
1292).
Beberapa peninggalan masa kebesaran
Singasari antara lain:
1. Candi Jago/Jajaghu, sebagai
ma-kam Wisnuwardhana,
2. Candi Singasari dan Candi Jawi,
sebagai makam Kertanegara,
3. Candi Kidal, sebagai makam Anusapati,
4. Patung Prajnaparamita, sebagai perwujudan Ken Dedes.
2. Peninggalan sejarah Hindu di Indonesia
Kebudayaan Hindu di masa lampau mewariskan bermacam-macam
peninggalan sejarah. Peninggalan sejarah yang bercorak kebudayaan
Hindu antara lain candi, prasasti, patung, karya sastra (kitab), dan tradisi.
Mari kita bahas peninggalan-peninggalan ini satu per satu.
a. Candi
Candi adalah bangunan yang biasanya terdiri dari tiga bagian, yaitu
kaki, tubuh, dan atap. Pada candi Hindu biasanya terdapat arca
perwujudan tiga dewa utama dalam ajaran Hindu. Tiga dewa itu adalah
Brahma, Wisnu, dan Syiwa. Brahma adalah dewa pencipta, Wisnu dewa
pemelihara, dan Syiwa dewa pelebur. Pada dinding candi terdapat relief,
yaitu gambar timbul yang biasanya dibuat dengan cara memahat. Relief
mengisahkan sebuah cerita.
Candi peninggalan Hindu yang terkenal adalah Candi Prambanan atau
Candi Loro Jonggrang. Candi Prambanan dibangun pada abad ke-9 di
perbatasan Yogyakarta dan Surakarta. Di dalam candi ini terdapat patung
Trimurti dan relief yang mengisahkan cerita Ramayana. Tokoh dalam cerita
Ramayana adalah Rama, Shinta, dan Burung Jatayu.
b. Prasasti
Prasasti adalah benda peninggalan sejarah
yang berisi tulisan dari masa lampau.
Tulisan itu dicatat di atas batu, logam, tanah
liat, dan tanduk binatang. Prasasti peninggalan
Hindu ditulis dengan huruf Pallawa dan
berbahasa Sansekerta. Prasasti tertua adalah
Prasasti Yupa, dibuat sekitar tahun 350-400 M.
Prasasti Yupa berasal dari Kerajaan Kutai. Yupa
adalah tiang batu yang digunakan pada saat
upacara korban. Hewan kurban ditambatkan pada tiang ini. Prasasti Yupa terdiri dari tujuh batu bertulis. Isi Prasasti
Yupa adalah syair yang mengisahkan Raja Mulawarman
c. Patung
Wujud patung Hindu antara lain hewan dan manusia. Patung berupa
hewan dibuat karena hewan tersebut dianggap memiliki kesaktian. Patung
berupa manusia dibuat untuk mengabadikan tokoh tertentu dan untuk
menggambarkan dewa dewi. Contoh patung peninggalan kerajaan Hindu
yang terkenal adalah Patung Airlangga sedang menunggang garuda.
Dalam patung itu, Airlangga digambarkan sebagai penjelmaan Dewa
Wisnu.
d. Karya sastra (kitab)
Karya sastra peninggalan kerajaan
Hindu berbentuk kakawin atau kitab.
Kitab-kitab peninggalan itu berisi catatan
sejarah. Umumnya karya sastra
peninggalan sejarah Hindu ditulis dengan
huruf Pallawa dalam bahasa Sansekerta
pada daun lontar. Karya sastra
yang terkenal antara lain Kitab Baratayuda
dan Kitab Arjunawiwaha. Kitab
Baratayuda dikarang Empu Sedah dan
Empu Panuluh. Kitab Baratayuda berisi
cerita keberhasilan Raja Jayabaya
dalam mempersatukan Kerajaan Kediri
dan Kerajaan Jenggala. Kitab Arjunawiwaha
berisi pengalaman hidup dan
keberhasilan Raja Airlangga.
e. Tradisi
Tradisi adalah kebiasaan nenek moyang yang masih dijalankan oleh
masyarakat saat ini. Tradisi agama Hindu banyak ditemukan di daerah
Bali karena penduduk Bali sebagian besar beragama Hindu. Tradisi
agama Hindu yang berkembang di Bali, antara lain:
1. Upacara nelubulanin ketika bayi berumur 3 bulan.
2. Upacara potong gigi (mapandes).
3. Upacara pembakaran mayat yang disebut Ngaben. Dalam tradisi
Ngaben, jenazah dibakar beserta sejumlah benda berharga yang
dimiliki orang yang dibakar.
4. Ziarah, yaitu mengunjungi makam orang suci dan tempat suci
leluhur seperti candi.


 Baca - baca lah dulu cerita kerajaan hindu dan peninggalan nya moga - moga teman ngeblog dapat terbantu....
booommmmmm..... trims'''

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar